Menjad Guru TK Yang Unggul

Suster, Bpk – Ibu Guru yang dikasihi Tuhan, ditengah iklim persaingan sekolah yang super ketat dewasa ini kiranya kita para guru KB–TK tidak dapat berdiam diri. Kita harus dapat menjadi sekolah yang berbeda dengan sekolah negeri dan sekolah–sekolah swasta lainnya. Menjadi yang terbaik semakin sulit, karena sekolah negeri dan sekolah swasta lain didukung oleh manajemen modern dan sumber daya lain yang lebih baik. Menjadi yang pertama dalam menawarkan unggulan juga bukan perkara mudah karena berbagai keterbatasan. Supaya sekolah kita menjadi sekolah yang berbeda guru–guru KB–TK harus memiliki iman dan kasih serta berpegang teguh pada ketertiban dan disiplin dalam melaksanakan tugas sehari – hari. Untuk itu :

 

  1. Guru KB-TK juga harus pandai membuat dan memodifikasi berbagai jenis permainan/games. Melalui games guru dapat menyelipkan informasi dan pertanyaan–pertanyaan sederhana sesuai dengan tema.
  2. Pada kesempatan yang sama ketika anak berhasil menjawab dengan benar diberi hadiah dan teman–teman akan merespon dengan tepuk tangan.
  3. Bermain sangat penting untuk anak usia dini. Dengan bermain dapat diperoleh beberapa keuntungan sekaligus dalam proses pembelajaran di dalam atau di luar kelas.
  4. Melalui kegiatan bermain seorang anak dapat mengembangkan kepribadiannya, termasuk didalamnya perkembangan motorik, bahasa, sosial, emosi, maupun kecerdasan.
  5. Tidak salah ketika anak bermain dia akan semakin mengenali, mencintai, dan dapat menambah pengertiannya mengenai lingkungan.
  6. Itu berarti akan terjadi pengayaan kosakata.
  7. Agar kegiatan permainan tidak monoton dan terkesan itu – itu saja maka peran guru sangat dominan untuk selalu mampu menyuguhkan permainan yang membangkitkan kreativitas dan menyenangkan anak- anak.

* Suasana Kondusif.

   Suasana lingkungan seperti apa yang perlu disiapkan guru agar mendukung proses pembelajaran?

 

  1. Slogan We are happy at school harus menjadi pegangan guru, untuk itu lingkungan belajar harus dirancang menarik, bersih, menyenangkan, bermakna, dan bersifat informative. Seperti menempel gambar – gambar hasil karya anak atau sumber belajar lainnya disesuaikan dengan tema – temanya.
  2. Pembelajaran dan kegiatan apapun yang dirancang oleh guru sifatnya konkret / nyata dan kontekstual.
  3. Materi pembelajaran bisa dinyatakan kalau mampu menghadirkan sesuatu yang benar– benar ada, berwujud, bisa diraba, dilihat atau diperdengarkan suaranya.
  4. Sedangkan kontekstual berarti setiap kegiatan harus dapat selalu dihubungkan dengan kejadian nyata dalam kehidupan sehari – hari anak.
  5. Karena materi pembelajaran sangat nyata dan kontekstual maka anak – anak akan mengikuti pembelajaran dengan penuh makna dan menyenangkan. Anak akan menemukan dan menguasai hasil pembelajaran atau kegiatan yang mereka lakukan.
  6. Mereka juga akan memiliki seperangkat ketrampilan yang berfungsi, menuntun perkembangan bakat, minat serta berbagai aspek kepribadian lainnya secara menyeluruh.

 

Oleh karena itu guru KB-TK harus menyadari bahwa penguasaan pengetahuan, ketrampilan, tidak dapat dipisahkan dengan pengembangan bakat, minat, dan kepribadian, hingga bermuara pada pretasi. Dengan menemukan, merasakan, mengalami, memiliki, menguasai pengetahuan dan ketrampilan menjadi .......  perkembangan bakat, minat dan kepribadian. Semua itu menjadi prasyarat menemukan percaya diri anak.

Demikian halnya, semakin mampu anak – anak melihat dan menemukan hasil dari pembelajaran dengan hal – hal yang nyata, akan semakin bermakna, dan itu memacu rasa ingin tahu yang lebih besar lagi.

Tantangan untuk seluruh guru KB-TK adalah bagaimana mereka bisa membawa anak untuk jatuh hati pada tema dan sekaligus menantang mereka agar minat dan semangat belajarnya terus tumbuh dan berkembang.

 

By. Sr. M. Theresita, OSF

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar