Renungan 22 Mei 2016

Minggu, 22 Mei 2016

Bacaan 1         : Rm. 5:1-5

Mazmur          : 8:4-5;6-7;8-9

Bacaan Injil    : Yoh. 16: 12 - 15

------------------------------------------

Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepada kamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Segala sesuatu yang Bapa punya adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku

Renungan:

Suster, ibu, bapak, dan saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus selamat pagi , berkah Dalem. Sabda Yesus kepada para murid-Nya menjelang kenaikan-Nya ke surga, sebagaimana yang basru saja kita baca bersama merupakan kata-kata yang perlu direnungkan dalam rangka menyongsong kehadiran Roh Kudus. Yesus mengatakan bahwa para murid  belum siap untuk menanggung semua sabda Yesus. Ini berarti para murid masih sulit untuk memahami dan belum menyadari sepenuhnya semua yang dikatakan Yesus. Begitu erat hubungan Yesus dengan Bapa-Nya sehingga apa yang disabdakan oleh Yesus berasal dari Bapa. Apa yang dimiliki Bapa juga milik Yesus. Apabila para murid belum dapat menangkap apa yang disampaikan oleh Yesus ini maka mereka tidak perlu gelisah dan khawatir. Roh Kuduslah yang akan memberikan penerangan sehingga para murid dapat menangkapnya. Roh Kudus itulah Kebenaran seperti yang disampaikan oleh Yesus. Setelah Yesus naik ke surga, maka Roh Kudus-lah yang selanjutnya meneruskan karya yang telah Yesus mulai dan laksanakan. Roh Kudus itulah yang dalam pengakuan iman Gereja sebagaimana yang ada dalam sahadata para rasul dikatakan bahwa Roh Kudus berasal dari Bapa di surga.

Suster, ibu, bapak, dan saudara-saudariku yang terkasih dalam Kristus, Roh Kudus jugalah yang membimbing dan mengarakan jalan hidup kita saat ini dalam mengambil setiap keputusan. Kasih Allah Bapalah yang telah dengan murah mengirim pendamping bagi hidup kita. Setelah Sang Putra menyelesaikan tugas perutusan-Nya menebus dosa umat manusia, sekarang giliran Roh Kebenaran yaitu Roh Kudus yang akan menuntun dan membimbing kita menuju ke Allah Bapa.

Ibu Magdalena Deamen telah menunjukkan kepada  kita dalam seluruh kehidupannya bagaimana ia selalu minta agar Roh Kudus yang ikut campur dalam setiap kata, perbuatan dan keputusan yang ia ambil. Keyakinannya akan penyertaan Tuhan terkandung dalam semboyan hidupnya, Deus Providebit, Allah yang akan menyelenggarakan. Maka marilah bersama ibu Magdalena kita juga mengundang dan membiarkan Roh Kudus itu hadir dan membimbing kehidupan kita. Amen.

Renungan dari SMP Maria Immacullata Jogyakarta

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar